Portal Berita Derah, Nasional dan Global

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Kamis, 15 Juli 2021

Mahasiswi PGSD UMS, Agnes Erni Johan, Sabet Juara I MicroTeaching PPDN VI UNISSULA

SOLOSKOY.COM, SUKOHARJO -  Agnes Erni Johan, mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), menang perlombaan yang digelar tanpa bertatap muka langsung saat pandemi Covid-19 sekarang. 

Menurut Kepala Bagian Humas UMS, Budi Santoso, kepada SoloSkoy.com, Jumat (16/07/2021), mahasiswi semester 6 tersebut  berhasil meraih Juara I lomba Micro Teaching dalam  Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional (PPDN) VI di Universitas Islam Sultan Agung  (UNISSULA) Semarang.

Dalam perlombaan ini terdapat dua tahap penilaian dengan tahap pertama berupa penyeleksian Rencana Perangkat Pembelajaran (RPP) yang didampingi Ika Candra Sayekti MPd selaku pembimbing Agnes dalam pembuatan RPP dan Video Pembelajaran.

Tahap ke dua adalah penilaian Video Micro Teaching yang dibuat berdasarkan RPP yang lolos dalam seleksi sebelumnya.

Skala Kecil

Adapun Micro Teching adalah metode pelatihan pendidikan dalam skala kecil dan terbatas dalam rangka peningkatan ketrampilan mengajar dan mendidik dengan sasaran utama pendidik di bidang keguruan dan pengajaran.

Selain itu juga  dalam perlombaan ini memiliki empat kriteria penilaian berupa penilaian  RPP, penilaian mengenai praktik mengajar, penilaian tentang media yang digunakan, penilaian tanya-jawab.

Agnes berhasil memperolah total nilai 871,9 poin, dan memiliki jarak nilai dengan juara dua sebanyak 61,6 poin.

Kesan Khusus

Agnes mengaku memiliki kesan khusus terhadap Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional yang diselenggarakan UNISSULA.

“Selain menantang juga sangat bermanfaat bagi saya sebagai calon pengajar sekolah dasar," katanya.

Hal ini tidak lepas dari bimbingan yang diberikan Ika Candra Sayekti MPd, selaku pembimbing Agnes dalam perlombaan Micro Teaching dengan menggunakan metode daring mulai dari penyusunan RPP hingga pembuatan video pembelajaran.

Harus Peka dan Empati

Ika berharap para calon guru yang sedang menempuh pendidikan perkuliahan untuk peka dan empati dalam melakukan pembelajaran dengan menempatkan diri sebagai peserta didik.

Selain itu, katanya, guru juga harus up date pengetahuan dan kecakapan sebagai guru dengan menampilkan pembelajaran yang menarik dan inovatif bagi murid guna memaksimalkan pesan yang akan disampaikan.

"Bagi calon guru yang sedang menempuh pendidikan saya harap untuk peka dan empati terhadap muridnya selain itu juga sebagai guru jangan sampai tidak update pengetahuan dan skill mengajar guna menampilkan metode yang inovatif dan menarik bagi muridnya," jelasnya.

Di lain pihak,Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS mengapresiasi dengan memberikan penghargaan bagi mahasiswa yang berprestasi baik secara akademik maupun non-akademik.  (jun)

Share:

0 comments:

Posting Komentar

Arsip