Portal Berita Derah, Nasional dan Global

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Rabu, 30 Juni 2021

Ketua Dewan Pembina Mega Bintang Mudrick Sangidu Minta Jokowi Copot Firli Bahuri Karena Telah Melemahkan KPK

 

Ketua Dewan Pembina Mega Bintang, Mudrick Setiawan M Sangidu.

SOLOSKOY.COM, SOLO - Ketua Dewan Pembina Mega Bintang, Mudrick Setiawan M Sangidu, ikut menyoroti pembusukan dan pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam masa kepemimpinan Firli Bahuri sekarang.

Mudrick meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara mencopot Firli Bahuri sebagai Ketua KPK karena melemahkan KPK dan tak layak memimpin KPK.

“Demi tegaknya hukum dan mengembalikan tujuan dibentuknya KPK, Presiden sebagai Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara agar mencopot Saudara Firli Bahuri sebagai Ketua KPK,” kata Mudrick dalam pernyataan sikap Mega Bintang yang dirilis  pada Kamis (01/06/2021).

Menurutnya, sejak dilantiknya Kepengurusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Periode 2019 - 2023 yang dipimpin Firli Bahuri terjadi pembusukan dan pelemahan KPK dari dalam tubuh KPK itu sendiri.

Ditabrak Firli

“Kebijakan-keijakan serta keputusan-keputusan yang selama ini dilakukan secara kolektif kolegial telah ditabrak oleh Saudara Firli Bahuri,” kata Mudrick.

Dia yakin hal ini membuat ketidaknyamanan para Komisioner KPK dalam menjalankan tugasnya.

 “Dalam masa kepemimpinannya terjadi banyak kebocoran-kebocoran rencana penangkapan koruptor sehingga para koruptor bisa menghindar dari penangkapan yang direncanakan,” ujar Mudrick.

 Salah Satu Tujuan Reformasi

Mudrick mengingatkan, salah satu tujuan reformasi adalah terbentuknya tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang bersih dari perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) karena perilaku KKN telah nyata-nyata menyengsarakan rakyat.

“Bahwa untuk menuju kepada tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang bersih dari perilaku KKN, pada masa reformasi dibentuklah KPK sebagai sebuah Lembaga Anti-Rasuah yang semangatnya adalah untuk memberantas korupsi yang sudah meraja lela di negeri ini,” katanya.

Pada awal-awal dibentuknya Lembaga Anti Rasuah ini, menurut Mudrick  rakyat sangat menaruh harapan KPK akan bisa benar-benar memberantas perilaku korupsi, karena KPK diisi oleh orang-orang yang berdedikasi tinggi dan kredibel dalam mengatasi kasus-kasus korupsi.

Melindungi Koruptor

Tetapi, kata Murick, sekarang harapan itu musnah karena saat KPK dipimpin Firli Bahuri terjadi pembusukan dan pelemahan KPK dari dalam tubuh KPK itu sendiri, dan Firli terkesan melindungi koruptor.

“KPK membutuhkan Komisioner-Komisioner yang benar- benar berdedikasi tinggi dalam pemberantasan korupsi, maka oknum-oknum yang justru melindungi para koruptor harus dibersihkan dari KPK,” katanya menegaskan.

Pada bagian lain pernyataan sikapnya Mudrick mengatakan bahwa untuk pemberantasan korupsi diperlukan independensi Komisioner dalam melaksanakan tugasnya sehingga seharusnya tak berstatus Aparat Sipil Negeri (ASN).

“Kembalikan Komisioner bukan sebagai  ASN atau PNS,” ujarnya.

Peran Anggota Legislatif

Mudrick juga menyentil para anggota Legislatif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI.

“Sebagai representasi kedaulatan rakyat, maka para Anggota Legislatif harus peka terhadap permasalahan korupsi dan sigap dalam menjalankan tugasnya,” kata dia.

Terakhir, Mudrick menyebut perilaku korupsi telah terjadi di semua jenjang Pemerintahan Daerah sampai Pemerintahan Pusat.

“Maka untuk membantu Aparat Penegak Hukum dalam menangani kasus korupsi yang meraja lela ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat dari tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk membentuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemberantasan Korupsi di daerahnya masing-masing,” ucapnya. (jun)

Share:

Selasa, 29 Juni 2021

Presidium KAMI Se-Jawa Dukung BEM UI yang Juluki Jokowi 'The King of Lip Service'

Ilustrasi pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). FOTO : DOK BEM UI

SOLOSKOY.COM, SOLO – Tindakan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menjuluki The King of Lip Service, didukung oleh  Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) se-Jawa.

“Kritikan tentang Jokowi : The King of Lip Service adalah keniscayaan atas realitas yang terjadi, maka bagi yang bersangkutan (Jokowi, Red) bukan untuk melawan kritik mahasiswa tetapi memperbaiki diri atas kekeliruan dan kesalahannya,” kata KAMI se-Jawa dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan pada Selasa (29/06/2021).

Pernyataan sikap ini ditandatangani Ketua Presidium KAMI Jateng, Mudrick MS Sangidu, Syukri Fadholi (Daerah Istimewa Jogjakarta), Djudju Purwantoro AP (DKI Jakarta), Daniel Muhammad Rasyid (Jawa Timur), Syafril Sjofyan (KAMI Jawa Barat), Abuya Shiddiq (Banten), dan Sutoyo Abadi (Sekretaris).

Menurut Presidium KAMI se-Jawa, kritik dari masyarakat (termasuk mahasiswa) terhadap pemerintah merupakan kehidupan warga dalam berekspresi dan berpendapat yang dijamin konstitusi Indonesia maupun internasional. 

Kritik masyarakat kritis tersebut  seharusnya mendapat dukungan, bukannya dilakukan kriminalisasi, penangkapan seperti yang telah dilakukan kepada para ulama dan aktivis selama ini.

Sangat Wajar

Presidium KAMI se-Jawa menilai kritikan yang disampaikan oleh BEM UI sangat wajar sehingga tidak pantas jika pihak UI kemudian menekan BEM UI dan meminta dihapus, atau mendapat pembalasan seperti peretasan. 

Terkait hal tersebut di atas maka KAMI se-Jawa menyampaikan sikap :

1. Agar Pemerintahan Jokowi menghentikan semua tindakan yang berlawanan dengan konstitusi, terutama dalam menanggapi kritikan.

2.Agar Pemerintahan Jokowi menghentikan semua bentuk kebohongan, kembali kepada konsistensi sikap satunya kata dengan perbuatan dalam setiap pengambilan kebijakan negara.

3.Jika  Presiden Jokowi merasa tidak sanggup lagi untuk mengatasi multi krisis yang dialami oleh Indonesia, dalam kondisi ekonomi bangkrut, akan lebih bijak jika Presiden Jokowi mengundurkan diri secara terhormat

4. Hentikan intervensi terhadap  semua Perguruan Tinggi di Indonesia melalui lembaga Rektorat  seperti memanggil BEM atau aktivitas mahasiswa dengan berbagai dalih akibat kritik mereka kepada Presiden RI.

“Itu adalah indikasi kuat penyalahgunaan alat kekuasaan untuk meredam (membungkam) hak-hak demokrasi/ politik mahasiswa dan kebebasan kampus. Cara tersebut adalah tragedi demokrasi yang tidak boleh terjadi,” demikian pernyataan Presidium KAMI se-Jawa.(jun) 

Share:

Minggu, 27 Juni 2021

Locals Unite Tehbotol Sosro Ajak UMKM Lokal Solo Raya Berkreasi Melalui Kompetisi, Ini Para Pemenangnya

 

Bentuk kreasi kuliner lokal.yang memenangi kompetisi yang digelar Tehbotol Sosro bersama Keplek Ilat Creative Food.  FOTO : ISTIMEWA 

SOLOSKOY.COM, SOLO - Setelah sukses menggelar webinar dan kompetisi resep berjudul “Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli se-Solo Raya Bersama Tehbotol Sosro” pada 02 Juni 2021, Tehbotol Sosro bersama Keplek Ilat Creative Food menyelenggarakan workshop beserta penjurian kompetisi kreasi kuliner lokal.

Acara yang diselenggarakan secara live streaming melalui Youtube ini berlangsung lancar dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, Sabtu (26/06/2021)..

Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, dalam workshop beserta penjurian kompetisi kreasi kuliner lokal  yang digelar Tehbotol Sosro bersama Keplek Ilat Creative Food.

Sejak dimulainya kompetisi kreasi kuliner asli lokal ini, terdapat 124 resep yang dikirim oleh 109 peserta se-Solo Raya secara online.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan salah satu dari program gerakan Locals Unite dari Tehbotol Sosro.

Prokes Ketat

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas UMKM & Koperasi Kota Surakarta,  Heri Purwoko,  dan Ketua Keplek Ilat, Irawati Kusumorasri, tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Tidak hanya mewajibkan peserta bermasker, peserta dan panitia juga diwajibkan melakukan tes antigen, dan hanya hasil negatif yang dapat mengikuti proses penjurian.

Selain itu, untuk menghindari kerumuman, para peserta juga terbagi dari beberapa sesi penjadwalan penjurian sehingga proses penjurian tetap dapat berjalan aman.

Diawali dengan pemberian materi dan pembinaan dari para praktisi kuliner serta chef nasional pada webinar sebelumnya, kali ini para pelaku UMKM berkesempatan untuk mengikuti kompetisi dan workshop yang dilanjutkan dengan ajang pameran kreasi resep dari para peserta.

60 Resep

Para pelaku UMKM kuliner diajak untuk mengembangkan dan menciptakan kreasi kuliner asli lokal menggunakan produk Tehbotol Sosro.

Terdapat 60 resep yang terseleksi untuk dipamerkan dan dijuri oleh dua juri lokal :  Danang sebagai Ketua Komunitas Solo Kuliner, Chef Brian Wicaksono dikenal sebagai Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Solo dan owner dari Java Terrace, serta chef nasional Chef Ari Galih.

Melalui kompetisi ini, para peserta berkesempatan untuk mendapatkan pembinaan modal total senilai Rp 150 juta bersama Tehbotol Sosro.

Sejak 12 Agustus 2020

Hadir secara online dalam acara, Denta Anggakusuma selaku General Manager PT Sinar Sosro menyampaikan bahwa Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah Bersama Tehbotol Sosro ini merupakan bagian dari gerakan Locals Unite yang dimulai sejak 12 Agustus 2020.

“Bidang kuliner menjadi salah satu dari 3 fokus kami, fashion dan karya seni,” ucapnya.

“Harapan kami, melalui gerakan Locals Unite kami bisa membantu brand-brand lokal dengan menjadi wadah bagi para UMKM untuk berinovasi dan berkreasi dalam mengembangkan kuliner khas lokal”, paparnya.

Para peserta UMKM juga kembali mendapatkan materi dari Sulistiyono,Owner Leker Gajahan.

Sebagai seorang pengusaha sukses yang dikenal di Kota Solo, Sulistiyono memberikan beberapa tips suksesnya kepada para UMKM.

Tiga Pemenang Utama

Kreasi resep peserta dinilai dari segi rasa, tampilan, dan keselarasan.

Setelah hampir setengah hari dilakukan proses penjurian, terpilih tiga pemenang utama yang diumumkan melalui live streaming tersebut.

Pemenang pertama adalah kreasi Creamy Tehbotol Sosro oleh  Renata Zoraifi, juara dua adalah resep dengan judul Somat  oleh Murni, dan juara tiga adalah kreasi Nasi Liwet Sosro dan Lauk Cuan-Cuan Bandeng Kuah Tehbotol Sosro oleh Vodka Aradhata. (jun)

Share:

Jumat, 25 Juni 2021

Hotel Solia Zigna Solo Gelar Employee of the Quarter, Inilah Pemenangnya

 Staff Gathering bertema Tempo Doeloe di Parangkusumo Ballroom Solia Zigna, Rabu (23/06/2021). FOTO : DOK SOLIA ZIGNA

SOLOSKOY.COM, SOLO - Segala bentuk apresiasi dibutuhkan untuk setiap pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja di bidangnya masing-masing.

Salah satunya adalah pemberian penghargaan untuk karyawan terbaik.

Di Hotel Solia Zigna Solo yang berlokasi di Kampung Batik di Jl Dr Radjiman 525, Laweyan, Solo, ada Employee of the Quarter, yang merupakan ajang penghargaan kepada karyawan terbaik, dan digelar setiap tiga bulan.

Pemenang penghargaan tersebut diumumkan dalam perhelatan General Staff Meeting pada Rabu (23/06/2021) di Parangkusumo Ballroom.

Sebagian hadirin dalam Staff Gathering di Parangkusumo Ballroom Solia Zigna. FOTO : DOK SOLIA ZIGNA

Menurut Yasodhara Cakasana, Public Relations Solia Zigna kepada  SoloSkoy.com, sebanyak tujuh kandidat dipilih dari semua departemen yang terdiri dari Front Office, Sales & Marketing, Food & Beverage Service, Food & Beverage Product, Housekeeping, Accounting, Human Resources & Security, dan Engineering.

Memenuhi Syarat

Kandidat tersebut merupakan mereka yang memenuhi syarat antara lain disiplin, memiliki kinerja yang baik, jujur, mengedepankan pelayanan, dapat menjaga penampilan, dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik.

Selain itu, kandidat juga dinilai dari kemampuan bekerja dalam tim, bertanggungjawab terhadap pekerjaan, juga beretika baik.

Dari ketujuh kandidat tersebut dipilih satu peserta terbaik setelah melalui tes wawancara yang diuji secara langsung oleh seluruh pimpinan departemen.

Tes wawancara tersebut mencakup pengetahuan  berkaitan dengan dunia pariwisata juga perhotelan.

Tahap seleksi akhir itu berlangsung selama kurang-lebih 30 menit untuk masing-masing kandidat.

Mendapatkan Hadiah

Satu peserta terbaik akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan juga sertifikat.

Karyawan terbaik tersebut diharap dapat menjadi contoh bagi karyawan lain dengan tetap menunjukkan performa kerja yang baik dengan konsisten.

“Namun, satu karyawan terpilih tersebut tidak dapat kembali menjadi kandidat selama kurun waktu satu tahun ke depan,” ujar Yasodhara.

Pada acara kali ini, karyawan terbaik diraih oleh Intan Selviana dari Food & Beverage Service yang juga diumumkan ketika perhelatan General Staff Meeting pada Rabu (23/06/2021) di Parangkusumo Ballroom.

Rutinitas Manajemen

Agenda staff gathering yang akan menjadi rutinitas manajemen tersebut dihadiri oleh sebagian besar karyawan yang kali ini dibawakan dengan tema Tempo Doeloe.

Kegiatan ini diharap dapat memotivasi seluruh karyawan supaya dapat melakukan pekerjaannya sebaik mungkin dan mempererat kekompakan antara satu sama lain.

“Sedangkan untuk informasi lebih lanjut tentang  Solia Zigna Kampung Batik dapat menghubungi kami di Jl Dr Radjiman 525, Laweyan, dengan nomor reservasi di 085231525525 atau 02717470000,” ujar Yasodhara.

“Bisa juga di email reservation.laweyan@soliahotels.com, dan media sosial di Instagram @soliazigna dan Facebook Solia Zigna,” katanya. (jun)

Share:

Jumat, 18 Juni 2021

Sruti Respati Luncurkan Lagu Baru, Berkolaborasi dengan Perupa Nasirun dan Saka Praja, Putra Alm Didi Kempot

 

Sruti Respati (kanan) bersama Saka Praja Kempot. FOTO : ISTIMEWA

SOLOSKOY.COM, SOLO - Penyanyi keroncong asal Kota Solo, Jateng, Sruti Respati, meluncurkan karya terbarunya.

Kali ini lewat lagu berjudul Taiyou (Matahari) dan Bintang-bintang dengan genre keroncong progresif.

Launching dua karya terbaru Sruti Respati itu dilakukan Jumat (18/6/2021) bertempat di Rumah Makan Laras Rasa, Siwal, Gentan, Sukoharjo.

Dua karya terbarunya ini menambah deretan karya-karya Sruti Respati sebelumnya.

Penyanyi yang malang melintang di jagat tarik suara Indonesia ini memang dikenal cukup produktif dalam menelurkan karya-karya single.

Penyanyi Sruti Respati. FOTO :  SUARAMERDEKA.COM
Bangkit Saat Pandemi Covid-19

Lagu Matahari dan Bintang-bintang diinpirasi dari semangat untuk bangkit di saat pandemi Covid-19.

Sejak masa pandemi Covid-19 tahun 2020 yang lalu, saya melihat banyak kegelisahan, rasanya semesta sedang hibernasi dan memulihkan energinya dari kelelahan panjang,” ujar Sruti, dalam siaran persnya.

Sesunggukhnya alam tetap setia merawat kehidupan. 

Matahari tetap bersinar, Bintang-Bintang tetap menerangi malam dan menyemai benih-benih mimpi dan harapan,” kata Sruti.

Dipulihkan oleh Alam Semesta

Sruti memiliki keyakinan, bahwa sesungguhnya kita sedang dipulihkan oleh semesta.

Melalui alam semesta, kita sedang dibersihkan, dipulihkan, dimurnikan, diberi energi untuk menjadi baru,” ucapnya menegaskan.

Dengan menyatu pada alam, kita akan menjadi kekuatan bagi semesta untuk merawat kehidupan, ujar Sruti.

Pandemi ini juga berkah’ bagi dirinya karena diberi kesempatan mengapresiasi semesta melalui karya baru berjudul Taiyou (Matahari) dan Bintang-bintang.

Dalam karya Matahari, Sruti erkolaborasi dengan sahabatnya yang seorang perupa dari Yogyakarta yakni Nasirun.

Selain itu Sruti juga didukung Jackson Chase, violin dari Amerika Serikat (AS).

Tentang Taiyou (Matahari)

Sruti berkisah tentang penciptaan lagu Matahari.

Akhir 2019 saya diperdengarkan lagu berjudul Matahari ciptaan Robertus Grassianus, beliau meminta saya menyanyikan lagu tersebut, namun Karena terkendala pandemi, akhirnya baru terealisasi di tahun 2021 ini,” katanya.

Saya dibantu oleh teman yang berada di Jepang, Kayo Kimura, untuk menerjemahkan lirik dalam bahasa Jepang,” kata Sruti.

Kemudian dirinya tertarik merekam lagu Taiyou ini karena dalam pemahamannya, Matahari memiliki peran kunci dalam kehidupan semesta.

Dalam Lagu Taiyou saya diiringi oleh Keroncongisasi yang terdiri dari anak-anak muda Solo, dan saya juga berkolaborasi dengan adik saya Jackson Chase, dia tinggal di USA, dengan komunikasi digital,” ucap Sruti.

Sedangkan ide kreatif dibantu penulis dan sutradara Agus Noor,” katanya.

Tentang Bintang-bintang

Adapun lagu Bintang-Bintang diberikan kepada Sruti pada Juni 2020, lalu dia menulis liriknya pada 25 Juni 2020.

Karena pandemi pula, lagu Bintang-Bintang baru dapat terealisasi di tahun 2021 ini,” katanya.

Baginya, setiap impian akan selalu bertemu dengan harapan.

Dalam lagu Bintang–Bintang, Sruti berkolaborasi dengan Saka Praja Kempot, putra almarhum Didi Kempot, dan Bintang Indrianto, Bassist Indonesia, serta Nasirun sang perupa Indonesia.

Saya bersyukur karena dalam lagu Bintang–bintang ini saya diberi kesempatan berkolaborasi dengan para bintang,” katanya.

Masyarakat Jepang

Robertus Grasianus, sang pencipta lagu, menambahkan, lagu Matahari awalnya hanya diciptakan dalam Bahasa Indonesia.

Namun karena pertimbangan agar juga bisa dinikmati masyarakat Jepang yang sebagian juga menyukai musik keroncong, maka kemudian lagu ini juga diterjemahkan dalam Bahasa Jepang dengan judul Taiyou yang artinya Matahari.

Untuk menerjemahkan lirik ke Bahasa Jepang, dibantu oleh rekan seniman Jepang yang bernama Kayo Kimura.

“Setelah diskusi berdua dengan Mbak Sruti akhirnya lagu ini kita terjemahkan ke dalam Bahasa Jepang,” katanya.

Selain sebagian orang Jepang menyukai keroncong, pertimbangan lain karena matahari adalah simbol kebesaran orang Jepang,” ucap Robertus Grasianus. (jun)

Share:

Kamis, 17 Juni 2021

Hotel Solia Zigna Angkat Industri Lokal Kampung Batik Laweyan Solo Lewat Paket Kampung Batik’s Greatest Experience


Ilustrasi orang membuat batik di Kampung Batik Laweyan Solo.

SOLOSKOY.COM, SOLO - Kampung Batik Laweyan merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Solo yang mewarisi histori turun-temurun, termasuk di dalamnya cagar budaya dan industri batik yang harus dilestarikan.

Solia Zigna mempersembahkan satu paket wisata teranyar yang diperuntukkan bagi tamu menginap, bertajuk Kampung Batik’s Greatest Experience.

Hal ini sesuai tagline Hotel Solia Zigna yang merepresentasi ajakan untuk menikmati pengalaman tak terlupakan di Kampung Batik Laweyan. 

Menurut Yasodhara Cakasana, Public Relations Solia Zigna Kampung Batik, kepada SoloSkoy.com, Kamis (17/06/2021), paket tersebut terdiri dari dua pilihan, yaitu Explore Kampung Batik dan Laweyan Journey.

Ilustrasi orang membatik di Kampung Batik Laweyan Solo.

Berkeliling Kampung Batik 

Explore Kampung Batik merupakan paket wisata berkeliling Kampung Batik Laweyan menggunakan sepeda dan menyusuri kawasan bersejarah, termasuk belajar membatik dan mencicipi kuliner tradisional Laweyan yaitu ledre. 

Paket tersebut memakan waktu selama 3-4 jam.

Sedangkan Laweyan Journey merupakan paket wisata berkeliling kawasan Laweyan menggunakan becak mengitari Kampung Batik Laweyan, berbelanja oleh-oleh, dan berkunjung ke museum batik. 

Paket ini memakan waktu selama 2-3 jam.

Harga Rp 758.000

Kedua pilihan paket tersebut dapat diambil oleh tamu dengan harga Rp 758.000,- saja, dan sudah termasuk deluxe room, sarapan pagi, dan coffee break

Bagi tamu yang menghendaki paket tersebut dapat melakukan reservasi terlebih dahulu sehari sebelumnya dengan jumlah minimal dua orang.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Solia Zigna Kampung Batik di Jl. Dr Radjiman 525, Laweyan, dengan nomor reservasi di 085231525525 atau 02717470000.

Bisa juga di e-mail reservation.laweyan@soliahotels.com. 

Jangan lupakan juga media sosial di Instagram @soliazigna dan Facebook Solia Zigna. (jun)

Share:

Rabu, 16 Juni 2021

Ketua Dewan Pembina Mega Bintang Mudrick Sangidu : DPR Harus Minta Keterangan tentang Pengelolaan Dana Haji Secara Terbuka

 

Ketua Dewan Pembina Mega Bintang, Mudrick Setiawan Malkan Sangidu.

SOLOSKOY.COM, SOLO – Keluarga Besar Mega Bintang sebagai bagian dari elemen masyarakat membuat pernyataan sikap terkait pengelolaan dana haji oleh pemerintah.

Hal ini dilakukan Mega Bintang merespons ramainya  pembicaraan di media sosial terkait sengkarut pengelolaan dana haji oleh pemerintah dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Menurut Ketua Dewan Pembina Mega Bintang, Mudrick Setiawan Malkan Sangidu, beredarnya berita-berita tersebut di media-media sosial membuat keresahan di tengah-tengah masyarakat.

Karena itulah Mudrick meminta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sebagai perwakilan rakyat untuk meminta keterangan kepada pihak-pihak terkait berkenaan dengan pengelolaan dana haji secara terbuka, sehingga publik bisa menyaksikannya.

“Apabila ada indikasi penyelewengan dana haji, maka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK, Red), Mabes Polri dan Kejaksaan Agung harus segera mengusutnya,” kata Mudrick dalam pernyataan sikap yang disampaikan kepada redaksi SoloSkoy.com, Rabu (16/06/2021).

“Sehingga, pengelolaan dana haji akan berjalan sesuai dengan amanat jamaah calon haji yang telah menitipkan uangnya kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH, Red),” ujarnya.

Mudrick juga mengimbau masyarakat bila mempunyai data valid penyelewengan dana haji agar berani melaporkan kepada aparat penegak hukum supaya segera diusut sehingga hukum bisa ditegakkan. (jun)

Share:

24 Dosen Muda UMS Ikuti Prajabatan Dosen Muda Tahun 2021

Prajabatan Dosen baru tahun 2021 di UMS digelar secara daring dan luring. FOTO : HUMAS UMS

SOLOSKOY.COM, SUKOHARJO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menambah dosen muda dengan Prajabatan Dosen baru yang dikuti 24 dosen dari berbagai fakultas di UMS.

Acara ini diselenggarakan oleh Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) selama 3 hari pada tanggal 14 - 16 Juni 2021 secara daring dan luring.

Menurut siaran pers dari Bagian Humas UMS, Rabu (16/06/2021), acara digelar di Gedung Induk Siti Walidah lantai 7 di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jateng, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Bantuan Dosen Muda

Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif MSi berharap pada tahun 2025 dengan program akselerasi mutu, UMS dapat mencapai "World Class University", dengan bantuan dosen-dosen muda,

"Saya berharap pada tahun 2025 UMS dapat menjadi World Class University dengan dorongan dosen-dosen muda," terang Sofyan Anif dalam pembukaan prajabatan dosen.

Adapun Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA sebagai Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jateng berharap dengan bertambahnya dosen baru dalam waktu 2,5 tahun dapat naik tingkat jabatan akademik menjadi Asisten Ahli dan ikut andil dalam perkembangan universitas.

Naik Jabatan

"Dalam waktu dua setengah tahun saya harap dosen muda dapat segera naik jabatan akademik dan berkontribusi terhadap dunia pendidikan," pesan Prof Zain saat menyampaikan materi secara daring.

Sedangkan irektur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Diktı) Prof Ir Nizam MSc DIC PhD IPU Asean Eng menjelaskan kembali tentang Kampus Merdeka.

Ia menyebut Kampus Merdeka merupakan bagian dan kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karier di masa depan.

Lebih Produktif

Tri Widryatno PhD selaku Ketua bagian PPSDM menyampaikan tujuan diadakan prajabatan adalah untuk menanamkan komitmen bagi para dosen muda sehingga lebih produktif dan dapat menjalankan tugas pokok sebagai tenaga pengajar.

Selama proses ini BPSDM akan mendampingi pengurusan jenjang karir dosen secara maksimal sehingga untuk lima  sampai 10 tahun mendatang para dosen muda dapat berkontribusi secara akademik maupun nonakademik.

 Dalam prajabatan kali ini terdapat 24 dosen muda yang berasal dari tujuh fakultas Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan (FKIP), Fakultas llmu Kesehatan (FIK), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Komunikası dan Informatika (FKI). (jun)

Share:

Selasa, 15 Juni 2021

Dr Sukartono dalam Webinar PGSD UMS Ngobrolin Guru SD : Lulusan PGSD Bisa Punya Profesi Selain Guru

 Webinar Seri Ngobrolin Guru SD Seri #5 di UMS,Senin (14/06/2021). FOTO : HUMAS UMS

SUKOHARJO - Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Surakarta (PGSD UMS) di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jateng, menggelar Webinar Seri Ngobrolin Guru SD Seri #5 dengan tema "Mengupas Jenjang Karier Guru SD".

Webinar dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) melalui Zoom Meeting dan live YouTube dengan pembicara Dr Sukartono M M selaku dosen Prodi PGSD FKIP UMS, pada Senin (14/06/2021).

Dalam seminar yang terbuka untuk umum ini terdapat delapan seri dengan tema yang berbeda-beda yaitu, "Terjebak Jadi Guru", "Kenapa Harus Kuliah PGSD?"; "Menakar Peluang Jadi Guru SD"; dan "Bagaimana Jenjang Karier Guru SD?".

Juga, "Bisakah Guru SD Berprestasi?; Guru SD Harus Melek Literasi Digital" ; "Guru SD Bisa Ke Luar Negeri Gratis?"; dan "Guru SD = Guru Serba Bisa."

Profesi Lain

Dalam sesi ini, Dr Sukartono menjelaskan bahwa lulusan PGSD tidak hanya dapat menjadi guru SD saja, tetapi bisa menjadi profesi lain dengan melalui pembinaan karier guru.

"Dalam profesi guru terdapat pembinaan dan pengembangan karier guru yang dibagi menjadi tiga yaitu penugasan, promosi, dan kenaikan pangkat," katanya, dalam siaran pers yang dikirim Bagian Humas UMS ke redaksi SoloSkoy.com

Selain itu, Sukartono berharap kepada pemerintah Indonesia agar pada tahun depan tetap menyelenggarakan rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sukartono beranggapan di tengah pandemi Covid-19 seperti ini tentu belum bisa melaksanakan rekrutmen PNS apalagi acara tersebut digelar secara luring.

"Rekrutmen PNS akan tetap ada, karena ada situasi yang tidak memungkinkan, maka rekrutmen dihentikan sementara," ujar Sukartono. (jun)

Share:

Kamis, 03 Juni 2021

Beraudiensi dengan Pimpinan DPRD Solo, Presidium KAMI Jateng Bilang Merasa Disepelekan Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Solo

 

Ketua Presidium KAMI Jateng, Mudrick Setiawan M Sangidu (kiri), saat beraudiensi dengan pimpinan DPRD Solo, Kamis (3/02/2021) siang.

SOLOSKOY.COM, SOLO – Jajaran Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jateng dipimpin ketuanya, Mudrick Setiawan M Sangidu, beraudiensi ke DPRD Solo, Kamis (3/02/2021) siang.

Mereka diterima oleh tiga wakil ketua dewan yaitu Sugeng Riyanto (PKS), Taufiqurrahman (Partai Golkar) dan Achmad Safari (PAN)  di Ruang Transit Gedung DPRD Kota Surakarta.

Sebelumnya, Rabu (2/06/2021) Mudrick mengirimkan Surat Permohonan Audiensi KAMI Jateng, yang langsung ditanggapi pimpinan dewan dengan menerima jajaran Presidium KAMI Jateng sehari kemudian yakni pada Kamis hari ini.

Permohonan audiensi diajukan Presidium Jateng gara-gara rencana mereka menggelar silaturahmi dan halal bihalal KAMI se-Jawa di Solo pada Sabtu 19 Mei 2021 gagal karena tidak mendapat izin Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta.

Dalam audiensi tersebut Mudrick memaparkan kronologi disepelekannya KAMI Jawa Tengah oleh Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Surakarta yang berawal dari rencana diselenggarakannya Silaturahmi dan Halal Bi Halal KAMI se-Jawa.

Protokol Kesehatan

"Kami sangat menyadari bahwa saat ini masih dalam masa Pandemi Covid 19, sehingga acara yang akan kami selenggarakan juga sudah dirancang sedemikian rupa untuk memenuhi Protokol Kesehatan di masa Pandemi Covid 19,” katanya.

"Saat itu yang akan kami undang juga tidak banyak, hanya 20-25 orang saja termasuk para ketua Presidium KAMI se-Jawa, itu jauh di bawah kapasitas rumah makan yang akan digunakan sebagi tempat acara," ujar  Mudrick di depan  tiga wakil Ketua DPRD Solo dan hadirin lainnya.

Lebih lanjut Mudrick menyampaikan bahwa untuk memenuhi protokol kesehatan dan tertib administrasi, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan kepada Kepolisian Kota Surakarta dan Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Surakarta.

"Dari Petugas Kepolisian disarankan untuk membawa surat pemberitahuan kami setelah ada Surat Rekomendasi dari Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta, tetapi pihak Gugus Tugas Pengendalian Covid  tidak membalas surat pemberitahuan yang kami kirimkan," kata Mudrick.

Tak Diberi Tanda Terima

Mudrick mengatakan, utusannya yang menyampaikan surat pemberitahuan ke Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 disuruh membubuhkan nomor HP sebagai kontak person ketika nanti ada jawaban dari Gugus Tugas.

Selain itu, utusan tersebut tidak diberi tanda terima setelah meyerahkan surat pemberitahuan di Kantor Bagian Umum Pemerintah Kota Surakarta.

“Dan sampai hari ini sama sekali tidak ada jawaban dari Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta baik tertulis maupun lewat telepon," ujar Mudrick.

“Kami merasa disepelekan,” katanya.

Sebagai bagian dari warga negara yang berhak menyampaikan pendapat, Mudrick juga mengatakan kepada tiga wakil ketua dewan bahwa pandemi Covid-19 jangan digunakan sebagai alat pemerintah untuk “memukul” anggota masyarakat yang bersikap kritis terhadap pemerintah.

“Pemerintah tidak boleh diskriminatif,” kata Mudrick.

Sejajar dan Bukan Bawahan

Mudrick juga mengingatkan bahwa lembaga Legislatif itu sejajar dengan Eksekutif dan Yudikatif (penegak hukum, Red) dalam hal ini Kejaksaan, Kehakiman maupun Kepolisian,” ujarnya.

“Anda sebagai wakil rakyat itu bukan bagian bawahan dari wali kota, bahkan anggota Legislatif di semua jenjang sama kedudukannya dengan Eksekutif dan Yudikatif, sampai tingkat Presiden pun anggota Legislatif dan Yudikatif bukan bawahannya,” kata Mudrick.

“Jadi Anda harus berani menyuarakan aspirasi rakyat," ujar Mudrick menegaskan.

Menutup pembicaraan dalam audiensi tersebut, Mudrick menyampaikan bahwa Panglima di Indonesia adalah hukum.

"Hukum adalah panglima kita, bukan penguasa, ini yang harus kita taati bersama,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu Mudrick mewakili jajaran Presidium KAMI Se-Jawa, khususnya KAMI Jawa Tengah, menyampaikan ucapan terima kasih telah diterima dengan baik oleh pimpinan dewan.

“Semoga ke depannya rakyat semakin berani menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat yang duduk di lembaga ini," ucap Mudrick mengakhiri pembicaraannya.

Wakil Ketua DPRD Solo Sugeng Riyanto menyatakan akan membawa permasalahan yang disampaikan Presidium KAMI Jateng ini ke tingkat pimpinan dewan, dan akan segera menindaklanjutinya, termasuk mengundang pihak terkait seperti wali kota, gugus tugas pengendalian covid dan kapolresta.

"Kami akan segera bicarakan dan tindaklanjuti pengaduan ini sesuai mekanisme yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surakarta," ujar Sugeng kepada para peserta audiensi.  (jun)


Share:

Rabu, 02 Juni 2021

Presidium Kami Jateng Mohon Audiensi kepada DPRD Solo Setelah Gagal Selenggarakan Silaturahmi KAMI Se-Jawa di Solo

 

 Ketua Presidium KAMI Jateng, Mudrick Setiawan M Sangidu

SOLOSKOY.COM, SOLO – Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jawa Tengah (Jateng) memohon audiensi kepada pihak DPRD Surakarta, Rabu (2/06/2021).

Hal ini dilakukan setelah Presidium KAMI Jateng gagal  menyelenggarakan acara Silaturahmi Presidium KAMI se-Jawa di Rumah Makan Padang Sederhana di Solo (sebelah barat Mal Solo Square) pada Sabtu (29/05/2021) lalu.

Menurut Presidium KAMI Jateng, acara tersebut gagal terselenggara karena pihak Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Surakarta tidak merespons surat pemberitahuan yang diajukan KAMI Jateng alias tidak memberikan izin.

“Sampai hari ini, Rabu 2 Juni 2021, jawaban dari Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kota Surakarta baik melalui telepon, pesan singkat, maupun surat tertulis tidak pernah kami terima,” kata Ketua Presidium KAMI Jateng, Mudrick Setiawan M Sangidu, kepada wartawan di Solo, Rabu (2/06/2021).

Menyepelekan

“Dalam hal ini Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta telah mengabaikan surat pemberitahuan yang kami sampaikan dan terkesan menyepelekan kami sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia,” katanya menambahkan.

Karena itulah Mudrick kemudian mengirim surat permohonan audiensi kepada Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo.

“Surat permohonan diantar hari ini ke Gedung DPRD Surakarta," ujarnya.

"Tentang waktu audiensinya akan berlangsung kapan, biar Dewan nanti yang menentukan,” ujar Mudrick.

Memanggil Pihak Terkait

Adapun dalam suratnya Mudrick menulis,  “Kami sebagai bagian dari Warga Negara Indonesia  memohon kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surakarta untuk berkenan menerima kami dalam rangka audiensi dengan Wakil Rakyat di Surakarta."

Selain memohon audiensi, Mudrick juga meminta kepada DPRD Solo agar memanggil pihak-pihak terkait agar dirinya memperoleh kejelasan mengapa rencana silaturahmi KAMI se-Jawa tidak memperoleh izin.

“Selanjutnya kami memohon kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surakarta untuk meminta keterangan kepada pihak-pihak terkait antara lain Ketua Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta, Kepala Kepolisian Resort Kota Surakarta dan Wali Kota Surakarta,” demikian isi surat Mudrick.

Adapun tembusan surat Presidium KAMI Jateng dikirim kepada Gubernur Jawa Tengah, Kepala Kepolisisian Daerah Republk Indonesia Daerah Jawa Tengah, Wali Kota Surakarta, dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Resort Kota Surakarta serta pers.

Kronologi

Dalam suratnya Mudrick juga menjelaskan kronologi rencana silaturahmi KAMI  se-Jawa yang akhirnya gagal.

“Bahwa kami berencana menyelenggarakan Silaturahmi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) se Jawa yang rencananya kami selenggarakan pada Hari Sabtu, 29 Mei 2021 bertempat di RM Sederhana, Jln Slamet Riyadi Solo,” tulis Mudrick.

Menurutnya acara tersebut sudah dirancang dengan tetap memenuhi Protokol Kesehatan di masa Pandemi Covid 19.

"Demi memenuhi Protokol Kesehatan tersebut, kami telah menyampaikan Surat Pemberitahuan kepada Kepolisian Resort Kota Surakarta dan Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta (salinan Surat Pemberitahuan terlampir),” tulis Mudrick.

Surat Pemberitahuan

Menurut Mudrick, utusannya yang mengantar surat pemberitahuan ke Kepolisian Resort Kota Surakarta, setelah diterima petugas disarankan untuk membawa surat pemberitahuan nanti setelah ada rekomendasi dari Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta.

“(Sedangkan) utusan kami yang mengantar surat pemberitahuan ke Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta, setelah diterima oleh Petugas di Kantor Bagian Umum Balai Kota Surakarta, diminta membubuhkan nomor HP yang bisa dihubungi dan akan dihubungi setelah ada jawaban dari Gugus Tugas Pengendalian Covid 19 Kota Surakarta,” tulis Mudrick.

"Utusan kami tidak diberi tanda terima penerimaan surat pemberitahuan yang kami kirim,” sambung Mudrick.

Selain itu, menurut Mudrick, pihaknya dihubungi oleh personel Kepolisian Resort Kota Surakarta, diminta untuk memindahkan acara ke luar Kota Solo, dan Mudrick akan dibantu prosesnya.

“Kami menolak tawaran tersebut, karena sejak awal kami merencanakan acara kami diselenggarakan di Kota Surakarta,” tulis Mudrick. (jun)

Share:

Tehbotol Sosro Bersama Keplek Ilat Creative Food Gelar Webinar untuk Berdayakan UMKM Kuliner Solo Raya

 

 Sabrina Kharisanti,Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro, dalam webinar berjudul Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah Bersama Tehbotol Sosro.

SOLOSKOY.COM, SOLO - Tehbotol Sosro melalui gerakan Locals Unite bersama  Keplek Ilat Creative Food pada Rabu (02/06/2021) mengadakan webinar berjudul “Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah Bersama Tehbotol Sosro.”

 

Acara yang digelar secara virtual ini bertujuan untuk mengangkat potensi kuliner asli khas lokal melalui pemberdayaan UMKM dari aspek ilmu bisnis, pemasaran, branding, dan komunikasi.


Dalam kegiatan yang dilakukan secara daring tersebut, Tehbotol Sosro berkolaborasi dengan kurang-lebih 100 pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di bidang kuliner se-Solo-Raya.


“Gerakan Locals Unite ini diluncurkan 12 Agustus 2020 sebagai sebuah platform untuk menggali potensi, memamerkan produk hasil kolaborasi, dan membangun ekosistem bagi brand-brand lokal Indonesia,” ujar Sabrina Kharisanti selaku Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro, dalam siaran pers yang diperoleh redaksi SoloSkoy.com, Rabu (2/06/2021).


Tiga Bidang Utama

 

“Saat ini Locals Unite memfokuskan kerjasamanya dengan brand lokal di tiga bidang utama, yakni kuliner yaitu makanan dan minuman, pakaian dan aksesoris, serta seni,” katanya.


Locals Unite  diharapkan menjadi ekosistem kolaborasi yang tepat untuk memberdayakan usaha-usaha lokal agar tetap terus berinovasi dan berkreasi demi memajukan kuliner asli khas Indonesia sehingga terus memiliki daya saing kualitas cita rasa,” ungkap Sabrina.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta, Heri Purwoko, membuka webinar berjudul Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah Bersama Tehbotol Sosro. 

Adapun rangkaian kegiatan Kreasi Kolaborasi Kuliner Asli Daerah Bersama Tehbotol Sosro terdiri dari webinar, workshop, dan kompetisi.

Dimulai dengan webinar yang menghadirkan para praktisi bisnis kuliner maupun chef nasional untuk memberikan perspektif kiat sukses kepada para pelaku kuliner di daerah serta membina para pelaku kuliner lokal berkreasi resep bermuatan produk Tehbotol Sosro.

Chef Ari Galih dan Jordi Onsu

Hadir dalam webin dar tersebut adalah Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro, Sabrina Kharisanti, Chef Ari Galih yang dikenal sebagai presenter acara masak di TV nasional, pengusaha franchise ternama Jordi Onsu serta Serra Argo Rianda sebagai pemilik Selat Vien's Solo.


Dalam kesempatan tersebut, pemateri dan chef memberikan edukasi sekaligus pembinaan agar para pelaku UMKM dapat mengembangkan skill-nya baik di bidang pemasaran maupun dari sisi kreasi kuliner.


Webinar yang berlangsung selama dua jam tersebut mendapat antusias yang luar biasa dari para peserta. 


Kehadiran Chef Ari Galih selaku pembicara dari sisi chef turut mengapresiasi kegiatan pemberdayaan UMKM kuliner khas lokal.


Perlu Dukungan


Chef Ari Galih menyampaikan bahwa kuliner khas lokal perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, seperti pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas.


“Selain perlu adanya inovasi dan kreasi terhadap kuliner khas lokal, keberadaan kuliner khas lokal juga perlu didukung oleh berbagai pihak, sehingga baik pelaku UMKM kuliner maupun produk kuliner khas lokalnya dapat bersaing di zaman modern ini. kata Chef Ari Galih.


Selain memberikan tips memasak kuliner khas lokal, Chef Ari juga melakukan cooking demo kreasi resep Serabi Notosuman khas Solo yang dikombinasikan dengan Tehbotol Sosro.


Resep kreasi tersebut dapat menjadi salah satu inspirasi para UMKM untuk dapat berkreasi dengan beragam bahan maupun olahan kuliner khas lokal. (jun)

Share: