Portal Berita Derah, Nasional dan Global

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Sabtu, 02 Juli 2022

Anas Syahirul dan Andjar Hari Wartono Nahkodai PWI Surakarta Periode 2022-2027

Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, membuka Konferensi PWI Surakarta di rumah dinasnya, Sabtu (02/07/2022) pagi. 

SOLOSKOY.COM, SOLO - Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, berjanji akan  membantu PWI Cabang Surakarta bila kelak akan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan atau UKW. 

Hal tersebut disampaikan Teguh ketika memberi sambutan pada acara pembukaan Konferensi PWI Surakarta yang berlangsung di pendopo rumah dinas Wakil Wali Kota Surakarta, Sabtu (02/07/2022) pagi hingga siang.

Menurut Teguh, Uji Kompetensi Wartawan perlu didukung karena apabila PWI Surakarta memiliki banyak anggota yang telah mengikuti UKW mereka juga merupakan aset Pemerintah Kota Surakarta dalam memberikan kontribusi positif dalam pemberitaan. 

Para pengurus dan anggota PWI Surakarta berfoto bersama Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, sebelum acara pemilihan Ketua PWI Surakarta.

Adapun dalam Konferensi PWI Surakarta yang berjalan sangat lancar itu Anas Syahirul terpilih kembali sebagai ketua, sedangkan Andjar Hari Wartono terpilih sebagai ketua Dewan Kehormatan. 

Setelah konferensi, diharapkan dalam waktu dekat akan dapat disusun kelengkapan kepengurusan PWI Surakarta periode 2022 - 2027.  (ar)

Share:

Senin, 13 Juni 2022

Jalan-jalan Pagi Setupon Alumni Yosef Solo Dimeriahkan Jalan-jalan Naik Bus Kota

Para anggota Komunitas JJP Alumni Yosef Solo berkeliling Kota Solo naik bus kota.
SOLOSKOY.COM, SOLO -  Kegiatan jalan-jalan pagi oleh Komunitas JJP (Jalan Jalan Pagi Setupon) Alumni SMA Yosef Solo yang berlangsung Sabtu (11/06/2022) lalu tergolong sangat unik. Sebab, kegiatannya bukan hanya berjalan- jalan pagi saja tetapi juga dilanjutkan dengan jalan-jalan naik bus kota keliling Kota Solo. 

Penanggung jawab acara Jalan Jalan Pagi Setupon, Murni Ningsih, berinisiatif agar para peserta ikut berkeliling kota menikmati bus kota fasilitas Pemerintah Kota Surakarta sebagai transpotasi massal yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang wisata dan olah raga.  

Karena itulah beberapa peserta, setelah pertemuan di sebuah warung di daerah Jajar, menuju ke Mal Solo Square kemudian naik bus kota dari shelter yang ada di kawasan Solo Suare.

Para anggota Komunitas JJP Alumni Yosef Solo berkeliling Kota Solo naik bus kota.

Suasana akrab sangat terasa karena semuanya selain bisa menikmati fasilitas transpotasi secara gratis juga bisa bercanda tawa ria mengenang kala masih bersekolah di SMA  Santo Yosef sekitar 41 tahun silam.

Dalam kegiatan Jalan Jalan Pagi Setupon tersebut juga hadir alumnus dari Yogyakarta, Gunawan, yang merupakan tenaga pengajar alias dosen Fakultas Pertambangan UPN Yogyakarta. 

Para anggota Komunitas JJP Alumni Yosef Solo saat berkumpul di sebuah warung di Jajar, Solo.

Di sela-sela acara, Koordinator JJP Setupon, Murni Ningsih, menyebutkan bahwa kegiatan yang sudah digelar hingga tujuh kali ini dikemas semakin menarik agar acaranya tidak menjenuhkan dan terkesan hanya begitu-begitu saja terus.

"Bahkan agenda Jalan Jalan Pagi Setupon untuk bulan Juli saat ini sudah dibahas, di antaranya akan naik kereta ke Wonogiri, naik KRL ke Yogya, ke kebun teh Kemuning atau ke objek wisata Kali Pepe Land,  menunggu nanti  ada satu yang disepakati bersama," katanya. (ar)


Share:

Minggu, 22 Mei 2022

Halalbihalal Komunitas Dolan Bareng Berlangsung Sangat Semarak

Komunitas Dolan Bareng berfoto bersama saat halalbihalal di salah satu resto di Janti, Delanggu, Klaten, Sabtu (21/05/2022).

SOLOSKOY.COM, KLATEN - Halalbihalal Komunitas Dolan Bareng yang digelar hari Sabtu (21/05/2022)  di salah satu resto di Janti, Delanggu, Kabupaten Klaten, Jateng, berlangsung sangat semarak.

Acara halalbihalal tersebut diikuti selain para pensiunan RRI Surakarta juga banyak karyawan yang masih aktif berdinas di RRI Surakarta. 

Kegiatan sengaja dilaksanakan di luar kota, di daerah yang terkenal dengan wisata airnya, agar ada suasana segar di antara para peserta. 

Bahkan ruang yang dipilih pun  ruangan karaoke sehingga semua yang hadir bisa rileks, santai, sambil bernyanyi bersama.

Oni Sulistiono selaku sesepuh di acara tersebut menyampaikan bahwa Komunitas Dolan Bareng bukan kelompok pensiunan karena banyak anggotanya yang masih aktif berdinas di RRI Surakarta. 

Menurut Oni Sulistiono, Komunitas Dolan Bareng mempunyai kegiatan rutin seperti wisata bersama, touring, dan wedangan. 

"Dan anehnya di Komunitas Dolan Bareng tidak ada ketua, sekretaris dan bendahara karena bukan organisasi sosial," ujarnya. 

Bahkan untuk melaksanakan kegiatan dilakukan dengan saweran sehingga tidak membebani anggota-anggotanya. 

Komunitas ini pada bulan Puasa  juga mengadakan acara berbuka puasa bersama, sedangkan saat awal pandemi Covid-19 mengadakan bakti sosial memberikan beras dan sembako ke beberapa panti asuhan yatim piatu dan panti jompo. (ar)

Share:

Senin, 02 Mei 2022

Benk Mintosih Mengejar Sangu Akhirat Melalui Makamhaji Mengaji Arochman

Benk Mintosih, tokoh perhotelan yang juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan.

SOLOSKOY.COM, SOLO - Mencari nafkah dalam kehidupan sosial itu wajib, namun membangun akhlak mendekatkan diri pada Allah itu harus dilaksanakan. Tujuannya agar ada keseimbangan hidup sehingga hidup kita tidak semata mata mengejar karier dan harta, namun juga harus mengejar 'sangu akhirat'.

Demikian dijelaskan Mintosih Bambang, atau yang akrab disapa Benk Mintosih, yang namanya tidak asing lagi bagi warga Solo karena aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan maupun keagamaan.

Latar belakang Benk adalah dunia pariwisata, khususnya perhotelan. Dia pernah menjadi General Manajer (GM) hotel-hotel terkemuka di Kota Solo hingga Semarang.

Benk Mintosih, yang juga merupakan eks pegawai kapal pesiar bersama kawan-kawannya seperti Arief Nuryana dan Arief Widiyono yang akrab disapa Ayik, Rachmadi , Dwi Karyanto, dan lain-lain  sepakat mendirikan sebuah wadah bernama Makamhaji Mengaji Arochman.

Kegiatan awal mulanya dilaksanakan di rumah salah satu deklarator, Arief Nuryana, di kawasan Makamhaji, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jateng. Namun berhubung animo peserta tinggi maka akhirnya tempat mengaji dipindah ke eks sekolah dasar (SD) di selatan Tugu Lilin Pajang.

Menurut Benk Mintosih, metode yang diterapkan di Makamhaji Mengaji Arochman menggunakan metode Sakifa agar para peserta mudah mempelajarinya. 

Hal itu sangat disadari karena latar belakang dari peserta Makamhaji Mengaji Arochman mayoritas sudah lansia bahkan banyak yang memasuki masa pensiun .Sehingga setiap kali pertemuan Selasa dan Kamis suasanya cukup akrab karena banyak di antara mereka yang sudah mengenal ketika masih dinas.

Makamhaji Mengaji Sempat Berduka

Pada masa pandemi Covid -9 sekarang Makamhaji Mengaji Arochman  menghadapi ujian  sangat berat karena juga terdampak pandemi, seperti keharusan libur beberapa bulan sehingga tidak ada kegiatan mengaji secara tatap muka. 

Selain itu pada masa pandemi ada empat orang yang meninggal dunia yaitu Agustaf Sri Waryanto, Nindyo, dan Didik, yang ketiganya merupakan pensiunan pegawai Pemkot Surakarta, serta Agung. Semoga mereka yang meninggal husnul khatimah.

Adapun Makamhaji Mengaji Arochman setelah dua tahun bertempat di selatan Tugu Lilin Pajang, pada awal tahun 2022 pindah ke rumah Arief Nuryana yang terletak di sebelah barat Underpass Makamhaji.

Menurut Arief Nuryana, Makamhaji Mengaji Arochman hingga saat ini sudah ada enam angkatan, dan awal  bulan Juni mendatang akan dibuka penerimaan angkatan ke tujuh .

Arief Nuryana menjelaskan pihaknya sangat memaklumi bila yang hadir saat mengaji  tidak maksimal karena peserta sebagian besar lansia dan domisilinya berjauhan, terlebih waktunya dimulai pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Namun demikian baik Benk Mintosih maupun Arief Nurachman sangat menyadari karena selain masih pandemi juga musim hujan.

Adapun dari beberapa peserta Makamhaji Mengaji Arochman, ada dari kalangan  wartawan seperti Andjar HW, Budi Santosa, Herman Ar dan Ganug, serta seorang pengacara, Yurianto.(ar)

Share:

Selasa, 19 April 2022

Komunitas Dolan Bareng Berbuka Puasa Bersama Sekaligus Membahas Rencana Halalbihalal

Komunitas Dolan Bareng (gabungan para pensiunan dan karyawan yang masih dinas di RRI Surakarta) berfoto bersama di sela acara buka bersama di sebuah resto di Manahan.

SOLOSKOY.COM, SOLO  -  Komunitas Dolan Bareng, yang merupakan gabungan para pensiunan dengan para karyawan yang masih berdinas di RRI Surakarta, mengadakan acara buka bersama, Selasa (19/04/2022). Acara ini diselenggarakan di salah satu resto di Manahan, Kota Solo, Jateng.

Menurut koordinator acara buka bersama, Aprina Suryandari dan Endang, acara buka bersama ini menunjukkan semangat teman-teman mereka dalam Komunitas Dolan Bareng untuk menjalin tali silaturahmi sangat baik. 

"Meski rumah teman-teman cukup jauh dari tempat acara, dan dalam keadaan hujan deras, semuanya tetap antusias untuk datang dalam acara buka bersama ini," kata Aprina Suryandari.

Adapun acara buka bersama yang diselenggarakan pada bulan Puasa tahun 2022 ini bukan hanya sekadar acara makan bersama bagi para peserta namun juga dimanfaatkan sebagai momen untuk mendapatkan siraman rohani keimanan yang disampaikan oleh Bahrudin syarif, dan makna pentingnya menjalin pertemanan  oleh Onny Sulistiono .

Selain itu, acara buka bersama tersebut juga digunakan untuk membahas rencana Halalbihalal yang akan diselenggarakan setelah Lebaran mendatang. (ar)

Share:

Minggu, 03 April 2022

nDalem Beksan Joglo Mataram Jadi Tempat Berkegiatan Alumni SMAN 2 Surakarta Angkatan 1982

 

Ketua Alsmaro'82, Yudi Hantoyo (kiri), bersama  pemilik Joglo Mataram, dr Winarni Sp.M, dan Pangarso nDalem Beksan Joglo Mataram, Dhimas Hebeka, saat peresmian nDalem Beksan Joglo Mataram.

SOLOSKOY.COM, SOLO – Sebuah tempat bernama nDalem Beksan Joglo Mataram diresmikan pada Jumat (1/04/2022) petang. Lokasinya di Ceplukan RT 02/RW16, Sanggrahan, Penyerahan, Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jateng.

Peresmian dilakukan oleh Yudi Hantoyo selaku Ketua Alsmaro'82 [Alumni SMA Loro (SMAN 2) Surakarta Angkatan Tahun 1982].

“nDalem Beksan Joglo Mataram ini merupakan tempat kegiatan-kegiatan untuk keluarga besar Alsmaro'82,” kata Dhimas Hebeka, yang ditunjuk kawan-kawan alumni sebagai Ketua atau Pangarso nDalem Beksan Joglo Mataram.

Mengenai kisah pendirian nDalem Beksan Joglo  Mataram, hal itu berawal dari ajakan pemilik Joglo Mataram yang juga alumnus SMAN 2 Surakarta Angkatan 1982 dan dokter spesialis mata, yaitu dr Winarni Sp.M, untuk memanfaatkan joglonya buat berbagai kegiatan.

“Antara lain kegiatan berolah seni, olah budaya, dan olahraga demi nguri-uri kabudayaan Jawi,” ujar Dhimas.

“Beliau (Winarni, Red) memberi kesempatan kepada rekan-rekan Alsmaro'82 beserta keluarga untuk belajar dan berkegiatan bersama-sama. Maka kemudian dibentuklah pengurus nDalem Beksan Joglo Mataram,” kata Dhimas menambahkan.

Dhimas mengatakan, kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan di nDalem Beksan Joglo Mataram di antaranya belajar menari, belajar pambiworo, belajar MC, kuliner, musik, olah vokal, berkebun, line dance, dan teknologi informasi (TI).

Para ibu Alsmaro'82 belajar menari di nDalem Beksan Joglo Mataram.

“Pemilik dan pengurus nDalem Beksan Joglo Mataram berharap, ke depan nanti akan semakin berkembang dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas umumnya, dan khususnya keluarga besar Alsmaro'82,” ujar Dhimas. 

Adapun Ketua Alsmaro'82, Yudi Hantoyo, saat acara peresmian antara lain berpesan agar kegiatan di nDalem tersebut tidak hanya obor blarak tetapi harus kontinyu dan konsisten.

“Harus bisa melawan rasa malas agar ke depan semakin berkembang dan bisa menghasilkan orang-orang yang berguna bagi semua, termasuk semoga berkembang dalam usaha bisnis dan menghasilkan rezeki,” ucapnya. (jun)

Share:

Selasa, 29 Maret 2022

Darmadi : Selalu Aktif Itu Menyehatkan

 Darmadi saat berada di kawasan Irung Petruk di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jateng, yang medannya terkenal sangat berat bagi goweser.

SOLOSKOY.COM, SOLO - Salah satu alumni SMA Pangudi Luhur (SMA Yosef ) Solo, Jateng, angkatan 1981, Darmadi, sejak sekolah sampai sekarang selalu mempunyai berbagai kegiatan dinamis. Antara lain, saat bersekolah di SMA aktif dalam grup drumben. 

Jiwa seni yang mengalir dalam darah alumnus Yosef 81 ini tak berhenti hanya karena sudah bekerja dan berkeluarga. Justru setelah berkeluarga dan bekerja, jiwa seninya mengalir deras dengan aktif sebagai fotografer di Kota Solo yang dibuktikan dengan malang-melintang memotret berbagai event dan acara seremonial. 

Suami dari Endang Handayani  yang juga bapak tiga anak dan kakek empat cucu ini, sejak beberapa tahun terakhir memiliki hobi bersepeda atau sebagai goweser alias penggowes memakai sepeda lipat atau yang dikenal dengan Seli, dan mountain bike (MTB).

Darmadi bergabung dalam komunitas goweser Gobang Seli.

Kegemarannya bersepeda boleh dikata tak tertandingi oleh para pemula yang umurnya masih muda. Kendati sudah tidak muda lagi  namun Darmadi masih sanggup diajak bersepeda jarak jauh.

Di sisi lain Darmadi tergolong pandai mengatur waktu dan berbagi teman. Contohnya, meski jadwal gowesnya selalu berlangsung pada hari Sabtu namun Darmadi tetap hadir dan ikut berolahraga Jalan-Jalan Pagi (JJP) Setupon.

"Karena kalo sepedaan itu kan acara rutin, lha kalo JJP Setupon itu kan 35 hari sekali. Bisa ketemu dengan teman-teman lama saat masih di bangku sekolah, rasanya seperti minum vitamin menambah nutrisi  jiwa," ujarnya.

Wajar bila teman, sahabat dan kolega Darmadi ada di berbagai tempat. Termasuk, di kalangan penggemar otomotif. 

Darmadi, yang bertempat tinggal di Baluwarti, Pasar Kliwon, Solo, ini selain punya berbagai hobi juga senang mengendarai sepeda motor atau touring.

"Dengan banyak kegiatan, pikiran tidak akan mudah pikun dan selalu enerjik, menyehatkan," katanya.

Kendati demikian, Darmadi tetap mengutamakan kewajiban utamanya, yaitu keluarga. Apalagi kalau sudah menyangkut urusan dengan sang buah hati, dengan empat cucunya, maka kegiatan lain akan dinomorduakan. (ar)

Share: