Portal Berita Derah, Nasional dan Global

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Sabtu, 23 Desember 2023

Gaet Swing Voters, Relawan Gama Gasak Lombok Abang Magelang Gelar Pasar Murah

Pasar murah beras dan minyak goreng yang digelar Relawan Gama Gasak Lombok Abang Kabupaten Magelang. FOTO : DOK SOLOSKOY.COM

MAGELANG, SOLOSKOY.COM - Relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Gama) “Gasak” (Ganjar-Mahfud Sakdadine) Lombok Abang di Kabupaten Magelang menggelar pasar murah beras dan minyak goreng di Dusun Krajan RT 02 RW 03 Desa Bandar Sedayu Kecamatan Windusari,  dan di Dukuh Lor RT 03 RW 07 Candisari, Windusari.

"Tujuan pasar murah kami, selain untuk membantu masyarakat kecil memenuhi kebutuhan beras dan minyak goreng dengan harga di bawah harga pasar, juga untuk meraih dukungan dari swing voters," kata Ketua Relawan Gasak Lombok Abang, Jumart Agung Setyo, melalui siaran persnya, Minggu (24/12/2023).

Dalam kegiatan yang berlangsung Minggu (17/12/2023) lalu itu Agung dan kawan-kawan menjual total 500 paket dengan rincian paket beras seberat 2,5 kg seharga Rp 25.000 (harga normal/ harga di pasaran antara Rp 35.000-Rp 37.500), minyak goreng berukuran 1 liter seharga Rp l0.000 (harga normal Rp14.000-Rp 15.000).

Pasar murah beras dan minyak goreng yang digelar Relawan Gama Gasak Lombok Abang Kabupaten Magelang. FOTO : DOK SOLOSKOY.COM

Mengenai swing voters yang disebut Agung di atas tadi, menurut laman resmi Kominfo, swing voters merupakan pemilih yang masih gamang terhadap pilihan politiknya. Dengan kata lain, swing voters merupakan istilah untuk pemilih yang masih belum menetapkan siapa yang akan dipilih pada Pemilu, dalam hal ini Pilpres 2024.

Relawan Gama Gasak Lombok Abang memilih dua dusun di Kabupaten Magelang itu untuk lokasi pasar murah karena dinilai merupakan wilayah abu-abu atau  cenderung netral, yang warganya belum punya "jago".

“Dengan melakukan kegiatan pasar murah, ada potensi untuk membangun citra positif dan mendapatkan dukungan dari mereka yang mungkin belum sepenuhnya terikat pada satu pilihan politik, para swing voters,” kata Agung. 

Tujuannya, ujar Agung, bisa mencakup mendapatkan simpati, meningkatkan visibilitas, dan memperoleh dukungan suara dari segmen pemilih yang dinamis seperti swing voters

“Ini merupakan strategi untuk menambah suara bagi suatu partai atau kandidat dalam kompetisi politik.Tujuan akhirnya ya memenangkan Pak Ganjar dan Pak Mahfud dalam Pilpres 2024 nanti,” tegasnya. (*)

Share:

Senin, 30 Oktober 2023

Relawan Gasak Rayakan HUT Ganjar dan Doakan Menang Pilpres 2024

Relawan Gasak merayakan HUT ke-55 
Ganjar Pranowo di Solo, Sabtu (28/10/2023) malam.
SOLOSKOY.COM, SOLO  - Para relawan pendukung Ganjar Pranowo merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-55 calon presiden dari partai koalisi PDI-P tersebut. Para relawan yang tergabung dalam Gasak (Ganjar Sakdadine) ini menggelar acara di Kota Solo dan Kabupaten Magelang, Sabtu (28/10/2023) malam.

Acara di Solo digelar di sebuah rumah di Jalan Bima RT 01 RW 03 Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan. Sedangkan di  Kabupaten Magelang, diadakan di Dusun Genito Kidul, Desa Genito, Kecamatan Windusari.

Di dua lokasi terpisah tersebut, para relawan Gasak mendoakan agar Ganjar sehat dan memenangi Pilpres 2024 tahun depan.

"Selamat ulang tahun, Pak Ganjar. Sehat selalu, dan nanti terpilih jadi Presiden," kata Ketua Gasak, Jumart Agung Setyo, yang memimpin acara di Magelang.

Relawan Gasak merayakan HUT 
Ganjar Pranowo di Magelang.

Agung berharap acara peringatan ulang tahun Ganjar Pranowo versi relawan Gasak di dua kota ini memicu semangat dan dedikasi para relawan untuk ikut memenangkan Ganjar dan pasangannya, Mahfud MD.

"Dan semoga kegiatan ini juga menginspirasi lebih banyak orang untuk turut berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan sejahtera," ucapnya.


Relawan Gasak merayakan HUT  
Ganjar Pranowo di Magelang. 

Perjuangan Mulia

Pada kesempatan itu Agung mengingatkan kawan-kawannya untuk kompak bersama-sama dalam perjuangan memenangkan Ganjar-Mahfud, yang disebutnya sebagai perjuangan mulia.

"Karena dengan kebersamaan kita bisa mencapai hasil yang lebih besar. Semoga semangat kebersamaan dan gotong royong selalu menyertai kita," kata Agung.

Sementara itu, dalam acara di Serengan, Solo, relawan Koko Prambudi memimpin kawan-kawannya mendoakan kesehatan Ganjar sekaligus kemenangannya dalam Pilpres 2024 mendatang.

Kepada wartawan sesuai acara, Koko menjelaskan bahwa acara di Solo dan Magelang terselenggara berkat kepedulian para relawan Gasak. "Ini murni dari kami semua," ucapnya. 

Tentang ulang tahun Ganjar sendiri, jatuh pada hari Jumat (28/10/2023). Ganjar diketahui lahir di sebuah desa di Lereng Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar, Jateng, 28 Oktober 1968. 

Gelar Pasar Murah

Sebelumnya, pertengahan Oktober 2023 Gasak menggelar kegiatan Pasar Murah. Mereka menjual beras dengan harga murah, di bawah harga normal atau di bawah harga pasar.

Relawan Gasak menggelar Pasar Murah 
Kegiatan ini digelar di pinggir Jalan Bima di Serengan RT 04 RW 03, Solo, di kampung sebelah selatan Mapolsek Serengan, Minggu (15/10/2023) sore.

"Kami menjual sebanyak 500 kilogram beras dalam kemasan plastik berisi 2,5 kilogram. Harganya Rp 10.000 per kilogram, sedangkan harga di pasaran Rp 14.000 per kilogram," kata Koko Prambudi, salah satu relawan Gasak Serengan, di sela-sela pasar murah.

Sedangkan menurut Ketua Gasak, Agung Jumarch, pihaknya menggelar kegiatan ini untuk membantu masyarakat bawah mengatasi masalah akibat kenaikan harga beras.

"Semoga bisa sedikit meringankan beban masyarakat dalam menghadap kenaikan harga beras," katanya.

Mengenai sumber dana pengadaan beras yang kemudian dijual murah tersebut, Agung mengatakan, berasal dari kantong  para relawan.

"Kami patungan mengumpulkan uang pribadi," katanya. 


Warga membeli beras murah dalam  Pasar Murah Grasak. 

Banyak warga setempat memanfaatkan keberadaan pasar murah ini. Ny Etty, salah seorang warga, mengatakan senang terhadap adanya Pasar Murah Gasak. 

"Saya senang karena bisa membeli beras dengan harga murah. Menghemat pengeluaran," ucapnya. (jun)

Share:

Senin, 23 Oktober 2023

Grup Dolan Bareng Berwisata Hati ke Nepal Van Java

 

SOLOSKOY.COM, MAGELANG - Nepal Van Java Magelang merupakan objek wisata di lereng Gunung Sumbing di Dusun Butuh Kecamatan Kaliangkrik, berada di ketinggian 3371 mdpl (meter dari permukaan air laut). Tempat itu menjadi pilihan komunitas Grup Dolan Bareng untuk berwisata.

Wisata Hati ke Nepal Van Java ala Grup Dolan Bareng pada hari Sabtu (21/10/2023) ini tergolong istimewa. Itu karena selain diikuti para pensiunan karyawan RRI Surakarta yang tergabung dalam Grup Dolan Bareng, juga diikuti Kepala Stasiun RRI Surakarta, Atik Hindari, dan segenap pejabat struktural RRI Surakarta.

Menurut Koordinator Wisata Hati ke Nepal Van Java, Onni Sulistiono, kegiatan ini dimaksudkan untuk menjalin tali silaturahmi antarteman sekaligus menggalang komunikasi-interaksi yang baik dengan kedinasan RRI Surakarta.

"Menjalin komunikasi dan silaturahmi secara informal melalui wisata hati di lokasi objek wisata akan mendekatkan suasana kebatinan yang lebih cair dan segar," kata Onni.

Para peserta wisata hati kali ini berangkat dari Solo sekitar pukul 06.00 WIB. Mereka menghabiskan waktu berwisata hati di lokasi hingga pukul 13.00 WIB. Saat kembali pulang ke Solo mereka mampir ke berbagai tempat, antara lain ke Pasar Wisata Kopeng, dan makan siang bersama

Adapun agenda kegiatan Grup Dolan Bareng selama ini, selain wisata hati juga Koesplusan, wedangan, dan Jalan Jalan Pagi Setu Paing atau JJP Stupa.  (ar)

Share:

Senin, 10 Juli 2023

Ngumpulke Balung Pisah Para Alumni Kos Putri Mawar Sari Solo

Alumni Kos Putri Mawar Sari Solo peserta Ngumpulke Balung Pisah di Kabupaten Boyolali, Minggu (09/07/2023). 
SOLOSKOY.COM, BOYOLALI - Segenap alumni Kos Putri Mawar Sari Solo, hari Minggu (09/07/2023) mengadakan acara Ngumpulke Balung Pisah. Acara ini digelar di rumah alumni bernama Yulia, di daerah Pulisen di Kabupaten Boyolali, Jateng.

Adapun Kos Putri Mawar Sari berada di Tunggulsari, Pajang, Solo, Jateng. Para alumninya berasal dari berbagai kota dan provinsi seperti Jateng, Jatim dan Jabar.

Acara di Pulusen yang dikemas sederhana itu ternyata justru sangat berkesan karena setiap peserta yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan kesan-kesannya tentang masa lalu sehingga mengingatkan masa yang penuh kenangan indah.

Di antara yang hadir dan memberikan kesan-kesan termasuk Mas Trisno, suami alumni Yulia, yang juga tuan rumah, dan Dokter Tutur Sasongko suami alumni Suci, yang bercerita tentang masa lalu mereka saat dahulu kala bertandang ke Mawar Sari.

Dokter Tutur Sasongko, suami alumni Suci, bercerita tentang masa lalu saat dahulu kala bertandang ke Kos Putri Mawar Sari.

Ngumpulke Balung Pisah di Boyolali kemarin itu merupakan kegiatan perdana. Selanjutnya acara serupa akan dilaksanakan setiap dua tahun secara bergantian di Korwil Jatim dan Korwil Jateng.

Di masa mendatang, dengan adanya jalinan silaturahmi ini diharapkan alumni Kos Putri Mawar Sari yang belum terdata akan bergabung lebih banyak.

Adapun para peserta yang hadir dalam kegiatan perdana kemarin adalah Suci dari Pasuruan, Jatim, Ambar dari Caruban, Jatim, Ria dari Rembang, Jateng, Anastasia dari Wonogiri, Jateng, serta Anik, Nunung dan Any (ketiganya dari Solo). Hadir pula suami dari para alumni.

Acara ini dihadiri juga oleh Herman Ady Rachman, pemilik Kos Putri Mawar yang juga inisiator acara.

Alumni Kos Putri Mawar Sari Solo peserta Ngumpulke Balung Pisah dan suami berfoto bersama inisator acara,  Herman Ady Rachman (tengah).

Sedangkan empat alumni lain tidak bisa hadir karena ada acara keluarga. Mereka adalah Tantin (Malang, Jatim), Ratni (Bogor, Jabar), Yulis (Ponorogo), dan Crisni dari Rembang. (ar)

Share:

Jumat, 28 April 2023

Alumni Yosef 81 Berhalalbihalal di Rumah Mantan Sekda Sragen Tatag Prabawanto

Alumni Yosef 81 peserta halalbihalal di Sragen berpose bersama.
SOLOSKOY.COM, SRAGEN - Para alumni SMA Yosef Solo, Jateng, lulusan tahun 1981 (Alumni Yosef 81) yang tersebar di berbagai kota, menggelar acara halalbihalal dalam suasana Lebaran 2023. 

Acara berlangsung di rumah alumni yang juga mantan Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, di wilayah Sragen Utara, Kabupaten Sragen, Selasa (25/04/2023) pagi sampai siang.

Meski telah 42 tahun lulus dari SMA Yosef namun keakraban masih sangat tampak di antara mereka yang hadir dalam halalbihalal. Bahkan suasana akrab sangat terlihat dari tawa dan canda teman-teman semasa SMA tersebut.

Sebagian peserta halalbihalal di Sragen.
Ketua Panitia Halalbihalal yang sekaligus Ketua Alumni Yosef 81, Catur BH, mengatakan, kebersamaan dan kepedulian  alumni  Yosef 81 sangat tinggi. Itu antara lain terlihat dari mereka yang hadir dalam halalbihalal tersebut beberapa di antaranya datang dari luar Kota Solo seperti Jakarta, Yogyakarta, Madiun, dan Tegal. 
Hiburan musik dan nyanyian meramaikan halalbihalal di Sragen.
Acara yang dihadiri sekitar 70 peserta itu juga dimeriahkan oleh hiburan musik dan nyanyian, pun dilengkapi dengan momen saling maaf-memaafkan. (ar)
Share:

Sabtu, 18 Februari 2023

Alumni SMA Yosef Surakarta ikut Festival Jenang Solo 2023

Alumni Yosef 81, Yanti Samidi, di Festival Jenang Solo 2023

SOLOSKOY.COM, SOLO - 
Tiga alumni SMA Yosef Solo Angkatan 1981 (Yosef  81), yaitu Yanti Samidi, Harum Pujiastini dan Haryanto, ikut  mendukung Festival Jenang Solo 2023 di Ngarsopuro, Kota Solo, Jateng. Acara ini digelar pada Sabtu (17/02/2023). 

Festival jenang yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke -278 Kota Solo,  berlangsung sangat meriah. 

Berbagai jenis jenang disajikan para peserta yang terdiri dari berbagai kalangan yang ada di Solo. Seperti Yanti Samidi, yang mewakili unsur pengusaha kuliner, Harum mewakili unsur organisasi dari Women Internasional Club, dan Haryanto mewakili almamaternya, SMP Negeri 3 Solo. 

Alumni Yosef 81 yang juga aumni SMP N 3 Solo, Haryanto (kanan), bersama kawannya alumni SMP N 3 Solo, di Festival Jenang Solo
Acara festival jenang yang berlangsung setahun sekali ini merupakan kalender event rutin yang digelar di Kota Solo.
Alumni Yosef 81, Harum Pujiastini, di Festival Jenang Solo 2023
Festival Jenang Solo 2023 mampu menarik ribuan masyarakat untuk memadati kawasan Ngarsopuro. Sehingga wajar, bila pada acara yang dibuka pukul 09.00 WIB itu, hanya dalam waktu yang tidak lama, kurang dari dua jam, seluruh sajian telah habis.

Tampak di antara ribuan masyarakat yang hadir, beberapa alumni Yosef 81 seperti Darmadi RY, Putut, Tomi Marsudi, dan Teguh. (ar)

Share:

Kamis, 02 Februari 2023

Rektor UMS Mengapresiasi dan Mendukung Peringatan HPN yang Digelar PWI Surakarta

Rektor UMS, Prof Dr Sofyan Anif (tengah), bersama sebagian pengurus PWI Surakarta.

SUKOHARJO, SOLOSKOY.COM - Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof Dr Sofyan Anif, mendukung sekaligus  mengapresiasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Surakarta dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023 yang menggelar berbagai kegiatan seperti pentas seni tradisional ketoprak 

"Saya mengapresiasi PWI Surakarta yang mau ikut peduli dan nguri-nguri kesenian tradisional ketoprak," tutur Sofyan Anif, yang didampingi Kabag Humas UMS, Drs Budi Santosa Msi, saat menerima audensi pengurus PWI Surakarta di ruang kerja rektor di Gedung Induk Siti Walidah Lantai 6,  Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jateng. 

"Sebenarnya saya ingin berpartisipasi ikut main ketoprak, namun karena berbarengan dengan kegiatan lain, saya mewakilkan kepada Sekretaris Rektor, Prof Dr Anam Sutopo SPd MHum, untuk nanti main ketoprak bersama PWI Surakarta," katanya menambahkan.

Adapun pengurus PWI Surakarta yang bertemu Rektor UMS adalah Anas Syahirul (ketua), didampingi rekan-rekannya yaitu Andjar Hari Wartono, Bagus Atas Aji Wilwatikta, Bambang Sugeng, Ade Ujianingsih dan Edwi Puryono. 

Sangat Relevan

Tentang peran wartawan dan media, Rektor UMS mengakui sangat relevan bagi perkembangan kampus UMS. Menurutnya, peran serta media dalam pemberitaan kegiatan di UMS luar biasa, ikut membuat UMS menjadi salah satu PTS yang disegani di Tanah Air. 

“Ya, selama ini kami sudah menjalin kerja sama dengan mitra media, dan semua kegiatan di UMS selalu menjadi menu utama. Oleh karena itu, sudah sewajarnya pada momentum  HPN sekarang UMS ikut mangayu bagya dengan harapan jalinan kerja sama yang sudah terbina selama ini dapat terus dipertahankan,” tutur Prof Sofyan Anif. 

Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul, yang akrab dipanggil Gus Anas, menyambut baik sinergitas antara UMS dengan media yang sudah berjalan baik selama ini. Ia berharap momentum HPN juga  dapat semakin merekatkan jalinan kerja sama yang sudah terbina baik. 

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut," katanya.

Festival Pers HPN 2023

Gus Anas juga menyampaikan berbagai kegiatan menyambut HPN 2023 di Solo Raya. Di antaranya, malam tirakatan, dan di Monumen Pers Nasional  digelar pameran foto. 

Selain itu juga digelar talk show tentang pers, pelatihan jurnalistik untuk umum, pelatihan memproduksi berita dengan handphone dan lainnya. 

Kegiatan tersebut dirangkai dalam tajuk Festival Pers HPN 2023.  Sebagai penutup atau gong kegiatan HPN, bakal digelar pentas ketoprak dengan lakon Panji Ngengleng di Studio RRI Surakarta tanggal 28 Februari 2023 mendatang. (ar)

Share:

Selasa, 10 Januari 2023

Komunitas Dolan Bareng Touring Lagi, Kali Ini ke Genilangit Magetan Jatim

Komunitas Dolan Bareng berfoto bersama di Genilangit, Magetan.
.
MAGETAN, SOLOSKOY.COM - Komunitas grup Dolan Bareng untuk kesekian kalinya melakukan kegiatan berupa touring. Kali ini, Sabtu (07/01/2023), mereka melakukan tur memakai mobil dan sepeda motor ke Genilangit di kawasan Magetan, Jawa Timur (Jatim).

Touring yang dipimpin Moko itu start dari halaman Kantor RRI Solo pukul 08.00 WIB, diikuti sekitar 20 orang peserta. Mereka tiba di Genilangit sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut Moko, dalam setiap touring tidak semua anggota komunitasnya mengendarai sepeda motor, akan tetapi ada yang naik mobil yang disediakan oleh anggota komunitas.

"Hal itu dimaksudkan agar kawan yang ingin ikut touring, tapi tidak berani naik motor jarak jauh, tetap bisa ikut," katanya.

Komunitas Dolan Bareng berfoto bersama di Genilangit.

Mengenai pemilihan lokasi Genilangit untuk tujuan tur kali ini karena termasuk objek wisata alam yang mempunyai daya tarik cukup baik. Selain itu, alamnya maupun udaranya juga cukup sejuk karena tidak jauh dari Sarangan. 

Selain itu, kondisi jalan menuju ke Genilangit cukup menantang --- melewati Tawangmangu, Cemoro Kandang, Sarangan, yang jalannya naik-turun dan berkelok-kelok.

Untuk menuju ke Genilangit, rombongan yang dipimpin Moko memerlukan waktu sekitar tiga jam karena para peserta tur tidak terburu-buru dan menikmati perjalanan mereka. Bila ada objek yang menarik, mereka berhenti sekadar untuk berfoto bersama.

Komunitas Dolan Bareng berfoto bersama di Genilangit.

Adapun aktivitas grup Dolan Bareng, selain touring juga berupa wisata bersama, makan siang bersama atau wedangan dan Koesplusan(ar)

Share: