Portal Berita Derah, Nasional dan Global

TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

Kamis, 22 Juli 2021

Disnaker Surakarta Undang Michelle Kuhnle dan Persis Solo untuk Lakukan Mediasi Lagi Jumat (23/07/2021) Besok

 

Mantan Humas Persis Solo, Michelle Kuhnle (kanan), bersama kuasa hukumnya, Dr Muhammad Taufiq SH MH.

SOLOSKOY.COM, SOLO - Konflik yang terjadi antara mantan Humas Persis Solo, Michelle Kuhnle, dengan PT Persis Solo Saestu (Persis Solo) tak juga kunjung menemui titik penyelesaian.

Setelah beberapa kali tahap perundingan Bipartit antara Michelle Kuhnle dengan Persis, belum terjadi titik kesepakatan antara kedua belah pihak.

Perundingan terakhir berlangsung Jumat (09/07/2021).

Adapun Michelle Kuhnle berkonflik dengan Persis setelah dia merasa di-PHK secara sepihak.

“Kami akan adakan pertemuan lagi Jumat (23/07/2021) besok pukul 09.00 WIB di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta dengan PT Persis Solo Saestu,” kata Dr Muhammad Taufiq SH MH, kuasa hukum Michelle Kuhnle, kepada SoloSkoy.com, Kamis (22/07/2021).

Tindak Lanjut

Taufiq menjelaskan, dalam pertemuan perundingan terakhir  pada Jumat (09/07/2021) Persis Solo menyatakan bahwa mereka hanya melakukan tindak lanjut atas surat pengunduran diri Michelle yang dikirimkan ke Manajemen Persis satu bulan sebelum ia menandatangani kontrak baru.

Manajemen Persis berpijak pada surat pengunduran diri Michelle, dan menganggap kontrak yang ditandatangani Michelle tersebut tidak valid karena tidak terdiri dari dua rangkap melainkan hanya satu rangkap.

“Tidak peduli tentang substansi maupun penyusun kontrak, selama ada tanda tangan dari pihak Manajemen Persis maka yang bertanda tangan harus bertanggung jawab terhadap substansi kontrak tersebut,” tegasnya.

Tak Ada Surat Peringatan

Dalam pertemuan perundingan tersebut, ujar Taufiq, diketahui tidak ada Surat Peringatan atau surat yang menyatakan bahwa Michelle akan dipecat dari Persis Solo sebelum PHK dilakukan, tidak ada pula surat PHK resmi mengenai pemecatan Michelle.

"Hal ini menunjukkan bahwa pernyataan Michelle mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh Persis terbukti secara faktual," katanya.

Ia menyebtukan, hasil dari pertemuan perundingan Bipartit antara Michelle Kuhnle dengan Persis Solo pada Jumat, 09 Juli 2021, tersebut berakhir deadlock.

“Tentu saja hal tersebut adalah hal yang tidak diinginkan oleh pihak Michelle maupun kami sebagai Kuasa Hukumnya di mana Michelle sebagai pihak pekerja hanya ingin menuntut haknya,” ujar Taufiq.

Surat Pengaduan

Didasarkan hasil perundingan Bipartit yang gagal tersebut, Kuasa Hukum Michelle kembali melayangkan surat pengaduan Persis Solo ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta pada Senin (12/07/2021).

Dengan dilayangkan surat pengaduan tersebut, Disnaker Kota Surakarta akhirnya mengirimkan surat jawaban dan memberikan ruang untuk kedua belah pihak, yakni Michelle Kuhnle dan PT Persis Solo Saestu, untuk melakukan mediasi.

Sesuai ketentuan Pasal 10 Undang-Undang No 2 Tahun 2004 Juncto Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No 17 Tahun 2014 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Mediator Hubungan Industrial serta Tata Kerja Mediasi, maka Dinas Ketanagakerjaan Kota Surakarta kembali menyelenggarakan pertemuan untuk Michelle Kuhnle selaku pekerja agar dapat melakukan Mediasi dengan P. Persis Solo Saestu.

Diketahui, undangan Mediasi oleh Disnaker Kota Surakarta tersebut akan dilaksanakan, pada Jumat (23/07/2021) pukul 09.00 besok, di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta dengan menghadirkan pihak yang berselisih yakni Michelle Kuhnle dan PT Persis Solo Saestu. (jun)

Share:

1 comments:

Arsip